Novel Terbaru Part V: Persidangan Maut

Persidangan Maut
         
Hari ini adalah hari ke-10 aku di penjara. Hari dimana aku akan disidang dan adili atas semua yang bukan sepenuhnya salahku, penderitaan selama 10 hari di penjara membuat aku kepala ingin pecah. Membuat mata ini tidak sanggup berpejam sedikitpun, bukan hanya dizolimi oleh sesame penghuni penjara, tetapi beberapa polisi berprilaku tidak adil padaku, dan terus menekanku agar aku memberikan pengakuan.
Dua hari aku di introgasi dan tidak mengaku atas semua yang bukan kesalahanku, aku terus berkata sesuai kejadian yang sebenarnya, tetapi mereka terus memaksa agar aku mengaku.
Salah seorang polisi muda mendatangiku terlihat dari wajahnya dia pasti baru aja lolos dari polisi, kami berbincang sedikit. Dia menjelaskan kejadian yang sedang ku alami saat ini, dan aku mengakui kesalahan yang bukan aku lakukan. Semua kesaksian palsu wanita itu, dan kesaksian dari teman-teman ku sudah membuatku tak bisa berbuat apa lagi.
Aku sudah memahami kondisiku yang tidak berbuat apa-apa lagi dan sangat menyedihkan.
(Baca Part IV disini)
Dunia Hukum yang sangat mengerikan. mungkin ini adalah gambaran neraka di dunia ini, hari demi hari prilaku sodomi terjadi di dekatku,dan tak jarang mereka melakukkan prilaku biadap itu padaku. Baru 10 hari dipenjara membuat aku ingin gila. membuat aku tak bisa berfikir apa-apa selain melarikan diri dari masalah dari orang-orang biaadap itu, dan menyembunikan diri jika malam hari.
Dunia yang kejam ini yang membuat aku tidak makan beberapa hari, karena makanan yang terbatas, makanan yang dirampas. Baru beberapa hari aku dituduh melakukan macam-macam sampai aku di masukkan kedalam sel Isolasi. Sel yang kotor, bau, dingin, dan gelap. Tetapi ruangan isolasi tempat yang paling nyaman untukku dari perbuatan keji orang biadab itu.
Tempat yang nyaman untuk menghindari semua orang biadap dan keji di luar sana. Sel ini membuat aku tetap makan tidur dan merenung, tak ajarang aku merenungkan wajah Syafha yang sedang tersenyum. Merenungkan nenek bercanda padaku, dan merenungkan mandi di pantai bersama teman-temanku.
Persidangan akan berlangsung pada jam 10 pagi, aku tidak mau terlihat menyedihkan di depan nenek, aku membersihkan tubuhku dan berpakaian rapi. Smoga dengan tampilan seperti ini nenek tidak berfikir aku di siksa di dalam sel, namun saat aku mandi di kamar mandi bebrapa laki-laki biadap itu datang lagi, melakukan hal yang biadap itu kepadaku.
Sakit yang bukan main dari duburku, membuat aku sulit untuk berjalan seprti orang normal, aku sangat-sangat tersiksa disini. Aku selalu berontak dan melakukan berbagai cara untuk melawan mereka tak jarang aku memukul mereka dengan benda tumpul, dan saat malam hari aku ingin membunuh mereka saat tidur agar aku berada di sel isolasi untuk selama-lamanya.
Sakit pada duburku masih terasa sampai saat ku menuju tempat terdakwa, jangan kan bejalan, berdiri, dudukpun masih terasa sakit. Namun saat aku meliha nenek aku terus memotivasi diriku agar bersikap tegar walaw hanya di depannya.
“Dasar Pembunuh” salah seorang meneriakin aku, aku melihat wajah itu taka asing. Aku mengingat wajah itu. Wajah wanita yang ingin kami selamatkan, dia seperti melakukan drama korea karena suaminya yang meninggal, dia mengeluarkan air mata palsunya di depan dua orang tua yang ada didekatnya.
Persidangan berjalan lancer karena aku mengakui perbuatanku, namun tiba-tiba nenek jatuh pingsan mendengar pengakuanku. Keadaan di pengadilan mulai kacau aku lari menuju nenek dan melpmpat dari meja persidangan untuk melihat nenekku.
“hah hah ha… nenek… nenek… tolong nenek ku” aku tidak bisa mendekati nenek ku tiba-tiba 3 orang polis yang berjaga langsung menangkapku. Aku tidak bisa berbuat apa-apa, bahkan pengacarapun aku tak punya. Tangan ku mengarah pada nenek dan berharap menyentuhnya, memegangnya, menenangkannya. Aku berontak agar bisa menuju nenek. Namun apa daya 3 orang polisi yang berjaga ini sangat kuat dibandingkan aku.
Aku terus berontak agar bisa menuju nenek, ku jatuhkan badanku dan menggawang menuju nenek, namun mereka menarik kakiku menjauhkan aku dari keramaian yang mendekati nenek. Aku terus berusaha mendekati nenek dengan menggawang. Sampai akhirnya pengacara dari wanita itu memohon pada hakim agar aku bisa melihat nenek.
“Nenek bangun nek… bangunn… aku di sini nek, maafkan aku nek” ku peluk tubuhnya yang semakin kurus dan matanya cekung, sepertinya nenek sudah tidak makan beberapa hari memikirkan aku. Nenek meninggal Sekali lagi aku melihat orang yang aku sayangi meninggal teepat di depanku. Semua ini seperti mimpi, aku menjerit minta tolong belas kasihan dari orang-orang yang ada di sana, aku jadi bahan tontonan bagi mereka,namun apa daya nenek sudah tiada.
Persidangan terus berlangsung beberapa menit dan aku terus menangis nenek. di bawa Ambulance dari ruang sidang, aku di jatuhi hukuman 12 Tahun penjara karena tuduhan pembunuhan.

Novel Terbaru Part III: Teman-temanku

Teman-temanKu


          Masa SMA adalah masa yang paling bahagia dalam hidupku tersa baru saja kami bekenalan waktu SD, sejak SD kami berteman sampai SMA seprti waktu berlalu begitu cepat, hari-hari kamijalani, dan berbagai masalah masing-masing, seperti masalah keuangan jadi aku harus bekerja si sebuah cafe sepulang sekolah, café ini jadi tempat nongkrong kami sejak aku mulai bekerja sebagai pelayan, gajinya hanya sedikit tetapi cukuplah untuk menambah-nambah bayar uang sekolah dan beli buku.
Fadli adalah anak orang kaya yang memiliki segalanya terkadang aku merasa iri pada hidupnya yang Royal, Fadli sengaja mengumpulkan uang jajannya selama 1 minggu agar kami punya uang untuk jalan-jalan ke pantai setelah upacara kelulusan. Fadli selalu memiliki masalah ketika berpacaran, pacar A, B, C waah, dia playboy kami banyak belajar dengannya kalau urusan cewek.
          Fadli yang sudah merencanakan semua ini seperti bercanda saat kami nongkrong barengm ternyata omongannya tidak main-main, dia bawa mobil bapaknya menuju rumah kami satu-satu, dan berkata “Kalau Bukan Sekarang Kapan Lagi” hahahaaa… itu selogan lucu-lucuan kami.
          Joni anak seoranga pengacara yang lagi naik daun saat ini, ayahnya banyak menangani kasus yang cukup rumit dan selalu di menangkan oleh ayahya. Joni selalu di tekan oleh orang tuanya untuk belajar tetapi susah paham pelajaran, hahaa… mengingat itu di dalampenjara membuat aku tertawa juga aku rindu rengekan diayang selalu minta di ajarin pelajaran yang tidak dia mengerti.
          Saat Joni minta diajarin pelajaran Fadli dan Kasim selalu mengejeknya “disuruh Les kok malah tidur, Ya gitu” olok kasim pada Joni, semua kenangan itu melekat kental dalam kepalaku.
Satu lagi teman aku yang suka ngebuli namanya kasim teman samsakhidup kami, dia selalu jadi bahan pukulan kami karena sikapnya yang konyol, tetapi dia tidak pernah marah dipukuli, kami seperti keluarga kecil yang terus bersama saat di skolah. Hal yang lucu lainnya ketika kami terlibat masalah dengan siswa lain karena cewek, yah tu selalu ulah Fadli yang suka pcaran sana sini.
Perjalanan kami berempat berjalan sangat menyenangkan di awalnya, pantai yang terbentang luas di hadapan kami membuat kami merasa sangat hidup di dunia ini, yaahhh perjalanan yang tidak sia-sia.
Fadli tinggal bersama ayahnya dan beberapa pembantu di rumah, jadi bisa berkeliaran kemanapun dia mau dengan uang jajan semungggu 2 Juta, hidupnya sangat boros apalagi dengan kami, hahaha…. Membuat hidupku lebih hemat. Fadli membawa pergi mobil ayah hal yang sering dia lakukan karena dia diam-diam membuat Surat Izin Mengebudi (SIM) A.
Fadli menyusuri rumah kami bermula dari rumah kasim. kasim  yang lagi jualan berhasil diculik, saat itu lagi banyak yang membeli di rumahnya jadi kasim tidak di bolehin pergi oleh ibunya untuk menolong jualan. Lalu Fadli berkata “Kalau Bukan Sekarang Kapan Lagi, satu, dua, Tiga” mereka melarikan diri naik mobil fadli.
Mereka menuju rumah Joni yang lagi belajar dikamarnya untuk persiapan SBMPTN. sudah lulus SMA tetapi dia harus terus belajar dan dikurung dirumah. Fadli dan Kasim tidak bisa bertemu dia.
“Selamat Siang tante,Joni ada tante” Fadli bertanya padaibu Joni
“waduh… Joni lagi pergi sama papanya” tiba-tiba ada suara berlari dan  Joni nongol dari tangga rumahnya.
“Itu Joni tante, boleh masuk tante”
“tidak” pintu di tutup oleh ibunya Joni
“Joni harus belajar persiapan SBMPTN, Joni masi ke kamarmu belajar sana.
“Kalau Bukan Sekarang Kapan Lagi” mereka berteriak di depan pintu sebagai kode untuk Joni. Mereka lakukan sekali tidak ada respon, mereka lakukan keduakali.
“Kalau Bukan Sek..”
“sudah pergilah nak, Joni tidak akan pergi” Ibu Joni membuka pintu dan menyuru kami pergi.
Kamipun pergi berwajah lesu.
“woyy…Apa lagi ayok pergi” Joni berteriak di samping mobil Fadli.
“wahaha, kami merasa senang, ayo buruan, Lat’s Go!!!” mereka berangkat menuju rumah Aku. Saat melewati jendela rumah Joni ada kain bergantung di sana. Joni kabur dari jendela kamarnya.
“GilaLu Ndro”
“Sixma di mana ya” Joni bertanya pada Kasim dan Fadli.
“Ini kita menuju rumahnya”
“Okeee…Perfect”
          Sampai di rumahKu, aku lagi membereskan barang-barang bekas yang menumpuk karena nenek nenek tidak sempat membereskannya. Nenek baru aja ada uang udah ngasi sama aku.
“uang gaji aku masih ada nek” aku ngeles untuk tidak mengambil uang pemberian nenek.
“nenek tidak bisa ngasi apa-apa di hari kelulusanmu, ambilah ini supaya kamu bisa beli baju baru, kan bisa digunakan untuk kerja” nenek berkata sambil senyum memberikan uang itu.
“nenek tu beli baju, udah brapa lama baju nenek, sampe lusuh gitu, bajuku juga masi bagus-bagus kok nek, lagian aku kerjakan pake baju kerja nek hahaha…”
“ya udah ambil aja” nenek memaksa untuk memberikan uang itu, aku berfikir untuk menggunakan uang ini membeli baju nenek, jadi aku ambil aja.
“What’sapp Bro, Eh ada Nenek” mereka datang saat aku bersama nenek. Mereka berbicara dari jendela rumah kayu kami. Dasar tidak sopan, tapi lucu sih. Mereka sudah sering main di rumahku, walau terlihat mau runtuh mereka merasa nyaman dirumahku kata mereka, karena ada nenek yang pengertian.
“eh cucu-cucu nenek ngapain di luar ayo masuk” nenek membukakan pintu untuk mereka.
“kami mau langsung pergi aja nek, Yok Sixma” mereka menyalam mencium tangan nenek.
“mau pergi sekarang, ya udah hati-hati ya, jgn pulang malam-malam”
“siap Komandan” jawab Fadli pada Nenek.
          “Jangan kesepian ya nek” Kasim mengolok nenek.
          “hahahaasemm kurang ajar kali kau sama nenekku” ambil menendang Kasim.
          “hahaha… iya hati-hati ya” nenek merespon dengan senyum.
Kami berjalan menuju mobil Fadli yang di parker jauh karena tidak bisa masuk ke gang rumah kami.
          “Eh nnti kita singgah bentar ya bantu aku nyari baju untuk nenek”
          “Oke kita singgah ke took baju depan ya. Owh iya sekalian aku beli hadiah juga untuk nenek” jawab Padli.
          Kami memberli baju dan langsung menuju pantai, cuaca cukup mendukung untuk ke pantai cuca terang, kami melakukan perjalanan sekita 2 Jam menuju pantai. Kami mandi dan bermain dipantai, selama beberapa saat.
          “Woowww…. Itu dia, yok pantai… pantai… pantai…” kasin berkata seprti itu sembil membuat nada yang aneh. Kami mengikuti kasim. Stelah mobil terparkir kami sudah buka baju di dalam mobil, kasian Fadli belum ganti baju untuk mandi karena bawa mobil.
          “Asemm kalian ni, sabar lahh, awas kalo kalian tinggalkan aku ya berantam kita” Fadli mengancam kami.
          “Bodo Amat” kami merespon Fadli dengan cuek dan kesan tidak mau tahu.
          Mobil terparkir, kami bertiga langsung keluar meninggalkan Fadli mengganti baju dan mengunci mobil.
          “woo Kampret tunggu”
Kami berlari dengan wajah gembira di pantai.
          Tidak terasa sudah mulai gelap, kami pergi untuk mencari makan, wajah kami memerah karena teriknya pantai, tapi kami sangat menikmatinya. Aku sangat bahagia punya teman seperti mereka.
          Kami makan di warung pinggir jalan makan-makan khas di sana, banyak kerang, dan ikan laut lain. Woo seru…
          “Bayar masing-masing ya” Fadli bercanda pada kami. Kami sontak diam sejenak,karena kami tidak ada persiapan bawa uang lebih.
          “Seriuss ni” Kasim mengeluarkan uangnya yang tinggal recehan dengan lugunya.
          “Kita merompok aja yok Kasim” Joni member ide gila.
          “gila merampok siapa jam segini” aku jawab sok serius padahal aku tau maksud dari joni mau ambil uang dari Fadli. Fadli bukan orang yang hidung-hitungan dia selalu mempunyai uang kami tau itu karena sudah lama bertemand dengannya.
          “Anak Orang Kaya” semua langsung melihat ke arah Fadli.
          “Ha ha ha ha, awas Kau” kasim duluan beraksi mau menangkap Fadli setelah mengerti maksud Joni.
          “Woy,, woyy… woy… Aman-aman” Fadli berkata seperti itu sok ketakutan, kami menggelitikin Fadli dan mengambil uangnya.
          “Oke dapat” dompetnya di ambil Joni. Ikatan persahabatan kami terjalin saat-saat seprti ini yang saling menutupi kekurangan kami, dan bercanda bersama. Buang mayatnya, lalu Fadli di jatuhkan dari kursi.
          “Isinya ada Rp 1.800.000. kita bagi rata ya, Seratu untukmu, seratus untukmu, seratus untukmu” kami mebagi rata uang Fadli jadi setiap orang dapat kami masing-masing Rp 400.000 dan Rp.600.000 di dompet Fadli untuk di balikin.
          “Kalian…Ini nama nya pemerasan” sambil berwajah senyum fadli berkata seperti itu.
          “Ah diam bayar masing-masing, Ibu pesan ini ini ini ini” kami memesan apa yang kami mau, kami tau kalau Fadli sudah pasti menyediakan ini untuk kami semua agar bisa main lagi.
          Kami bayar masing-masing setelah makan dengan uang fadli, lalu kami balikin lagi uangnya, ah sudah lah ambil aja nnti beli minyak pake uang itu aja.
“Kita ke pelabuhan yok…”Fadli mengajak kesana karena dia sudah merencankan apa-apa saja yang akan kami kunjungin. Kami menuju pelabuhan malam-malam hari stelah selesai makan.
          “Woy… woy…  mobilnya goyang tu” Beberapa saat di pelabuhan kami melihat mobil bergoyang.
          “Ah jangan la gk baik” jawabku, namun fadli tetap mendekati mobil itu secara berlahan,
          “matikan lampunya, diam-diam jangan ngomong keras” Kasim berbisik pada kami.
          Wanita keluar dari mobil itu, dan di susul seorang laki-laki mereka berdua di bangku belakang, pria itu menariknya dan memukul wanita itu sampai jatuh dan menginjak-injaknya.
          “Jangan Fadli, jangan ikut campur urusan orang” Fadli langsung menghampiri pria itu. Aku mencoba menahannya.
Fadli menonjok jatuh pria itu. Pria itu keliahatan sangat lemah dan berkata “Kalian anak kecil jangan ikut campur urusan orang dewasa” membuat fadli tambah kepancing emosi dan menginjak dia sekali, aku menarik fadli menjauh. Pria itu berdiri dengan lambat, setelah ku lihat beberapa saat ternyata dia mabuk, matanya memerah, aku berfikir kalau dia terus memukuli wanita itu tanpa sadar dia bisa-bisa membunuhnya.
          “mbak kenal dengan dia?” saat aku bertanya pria itu memukulku dari belakang, dia menedang bagian belakangku sampa aku telungkup dekat wanita tadi, sontak kaget dirasakan wanita itu lalu dia melarikan diri tidak tau arahnya kemana. Fadli menjerit melihat aku ditendang “ Woy Setan”. Fadli sudah menjauh dan kudatangi wanita itu sambil menanyakan
          Joni yang dekat dengan pria itu langsung memeluk pria itu dan menariknya agar aku tidak lanjut dipukuli, pria itu berontak dengan sekuat tenaganya, lalu fadli menendang pria itu dengan keras sambil berlari. Satu tendangan melayang tepat di perutnya. Baru pertama kali aku meihat Fadli berkelahi seserius itu sampai Joni yang jago dalam berkelahi terpental dengan pria itu.
          “Sadar Fadli jangan main tending aja” Kasim menahan Fadli stelah menedang keras Joni dan pria itu.
          “Apa Kau Anjing,lari aja kau liat itu sixma di pukul” Fadli dengan emosinya berteriak, dan menjauh dari pria itu.
          Terpentalnya pria itu tidak membuatnya jera dia memukul joni yang ada dikatnya, perkelahian antara mereka tidak terelakkan lagi sampai Joni sudah tidak tahan lagi dengan sikappria itu, Joni yang biasanya jago berkelahi mendapatkan perlawanan sengit dari pria itu sampai terjungkal-ungkil menahan serangannya.
          Aku langsung melerai perkelahian joni dan pria itu sampai dia memegang kayu yang ada dekat jalan dan ingin menyerang kami, beberapa pukulan melayang ke arahku dan Joni langsung mnanangkap dan berhasil mengambilnya, pria itu jatuh ke dekat tong sampah dan membuat tong sampah terjtuh.
          Perkelahian berlangsung antara Fadli dan pria itu, pria itu menyerang dengan membabi buta dan kasim biasanya tidak ingin bekelahi karena takut bajunya kotor dan takut di marahin ibunya merasa kesal dengan tingkah pria itu yang melontarkan kata-kata kotor kepada kami, dia terlihat rapid an mempunyai mobil bagaimana bisa dia bersikap seperti itu.
          Pria itu tidak menyerah sampai dia terpelanting jauh mengarah kaki tong sampah menyucuk bagian belakangnya, kami hanya mengira dia pingsan karena kepalanya terbentur tetapi kabar dari seorang polisi dia meninggal karena kaki tempat sampah itu menyucuk dari belakangnya hingga menusuk ke salah satu ginjal dan ususnyai mengakibatkan dia meninggal karena kehabisan darah saat perjalanan.
          Bebrapa menit kemudia polisi datang menuju arah kami, kepanikan merasuki kami, “woy bagaimana ini “ kasim bertanya dengan fikiran yang panik. L
          “Lari-lari ayok” Fadli lari meuju mobilnya
          Kami melarikan diri secepat mungkin dengan mobil Fadli, tetapi polisi itupun mengejar kami.
          “Fadli buruan-buruan hidupin” karena keadaan panik Fadli bingung untuk menyalakan mobil. Polisi semakin mendekat. Kami melaju dengan kecepatan yang tidak karu-karuan, kami semakin menjauh menuju arah pulang dan melewati beberapa rumah penduduk.
          “Kampret Minyaknya Abis” Kesialan menimpa kami mobil yang kami naiki mati karena kehabisan minyak.
          “Kesana bawa mobilnya rumah yang itu kita harus sembunyi” aku member saran agar kami tidak tertangkap polisi namun apa daya, polisi itu melihat kami dan terjadi kerjar-kejaran, awalnya hanya dua polisi yang datang menjadi 6 polisi yang mengejar kami, kami terpencar saat ingin menyelamatkan diri, Joni dan Fadli kearah yang berbeda. Aku dan kasim berpencar, aku berlari dari kejaran polisi itu dan ingin menyebrang jalan menuju gang yang ada di depanku saat aku keluar dari gang lorong  mobil melaju kencang mengarahku, aku ingin melompat secepat mungkin karena aku sudah tidak bisa berheti dari kecepatan aku berlari.
          Mobil itu menabrak tubuhku meloncat agar sampai kesebrang jalan dengan cepat, naas buruk itu terjadi. Aku tertabrak mobil pada bagian tubuhku dan kepalaku, terasa seluruh tubuhku merasakan sakit yang amat sakit, sampai seluruh tubuhku keram dan tidak merasakan apa-apa lagi, aku melihat kasim minta tolong kesana kemari, dia minta tolong dan menangis pada polisi yang mengejar kami agar dibantu ke rumah sakit. Ambulance datang dan Kasim dibawa ke kantor polisi.

Membuat Blog Itu Mudah dan Gratis di tampilan Blog Baru

Membuat Blog Itu Mudah dan Gratis di tampilan Blog Baru


Tutorial Membuat Blog lengkap dengan gambar, ini adalah tutorial yang lengkap yang dapat kamu lakukan step by step.
Sebelum kita mulai membuat blog teman-teman harus tau dulu tujuan kalian untuk buat blog apa?
          Teman-teman yang ingin buat blog untuk mencari uang itu butuh proses, tapi kalau teman-teman membuat blog menyaluran hobi untuk menulis, dan hobi berbagi ilmu ini lah bloger sejati.
Jika ingin punya penghasilan sendiri dari blog butuh kesabaran dan konsisten dalam menjalankannya, tetapi menurut aku semua orang bisa mendapatkan uang dari cara ini, seperti kisah salah satu bloger lulusan SMP Namanya Eka Lesmana, sudah menyusuri dunia bangunan,kuli,jaga warnet dll. Setelah meluangkan waktunya sekitar 6 jam untuk ngeblog penghasilan tertinggi yang iya dapatkan adalah 120 Juta, dan sekarang punya ternak sendiri.
Kamu coba berfikir apa yang telah kamu lakukan sebelumnya????
Mari menanam dan bersabar meluangkan waktu anda  untuk sekedar menyalurkan hobikamu. Seperti suka kesehatan share tentang kesehatan, suka menulis cerpen dll just do it. You Can Bee…
Semangatnya sudah terkumpul untuk memulai Ngeblog. Yok kita lakukan bersama dengan step-step berikut.

1.     Akun Email
Saat sekarang ini setiap orang yang punya akun media social pasti memilik emal. Tetapi seandainya kamu tidak punya Co Mari Belajar Buat Email disini.

2.    Googling
Coba cari di google dengan mengetikkan Blogger seperti Gambar

                   
Masuk ke Wab blogger.com lalu lakukan pendaftaran jika di arahkan kea kun google makamasuk terlebih dahulu kea kun goggle Email Anda




     Atau tampilan seperti ini setelahnya



Lalu klik yang tengah Orange CREATE YOUR BLOG
Anda akan di arahkan ke proses registrasi dan kila masih di arahkan ke Log in Gmail, masukkan sesuai email dan sandi kamu.

Ketika ada kendala dengan tampilan seperti ini, klik  Profil Blogger
4.    Mengisi Nama Tampilan
Isi Nama Tampilan Blogger kamu sesuai yang kamu inginkan.

5.    Lanjut Ke Blogger
Jila sudah selesai semuanya kita telah punya akun blogger, kemudian kita hanya perlu membuat blog baru seprti di gambar, klik buat blog baru
6.    Pilih Template
Pilih tampilan tema yang kamu mau, jika belum puas dengan tema yang sudah di fasilitasi kamu dapat Blajar di sini membuat Tamplate bagus dengan Mudah

7.    Isi Judul dan Alamat
Isi Alamat dan Judul Blog yang kamu mau, sesuai kebutuhan yang kamu inginkan, keselahan yang terjadi selalu buat blog banyak padahal lebih baik gunakan satu tapi memiliki sub blog dengan cerita yang banyak di dalanya jauh lebih baik, jadi grade blok kita terlihat bagus.

8.    Buat Blog
Klik sebelah pojokan kanan dan buat blog, tunggu beberapa saat jika kecepatan internet kamu bagus maka akan cepat jika lama yang sabar aja ya hehehe…



9.    Tampilan Blog
Ini adalah tampilan blog editor yang baru update Oktober lalu, jadi kamu bisa lebih mudah dalam mengoprasikan blog kamu.
10. Entri Baru
Klik Entri baru di Tampilan untuk menulis blog yang ingin kamu publish, atau dapat mengetik di Ms.Word dan copy Paste di blog kamu.
11.  Menulis Blog
Tulis Blog Kamu dan di sana ada beberapa Fungsi Menu
Belajar di sini. dan publikasikan



Tonton Tutorialnya di Sini








UJI CHI SQUARE dan FISHER UJI REGRESI LINIER DAN LOGISTIK


DAFTAR ISI
Uji Chi Square dan Fisher
Uji Regresi Linier dan Logistik



UJI CHI SQUARE dan FISHER
UJI REGRESI LINIER DAN LOGISTIK
 


A.    TUJUAN PRAKTIKUM UJI CHI SQUARE dan FISHER
Tujuan dalam praktikum ini adalah mahasiswa mampu untuk:
1.     Mengaplikasikan alur pemikiran hasil uji chi square
2.    Melakukan dan menginterpretasikan hasil Chi Square
3.    Melakukan dan menginterpretasikan hasil Uji Fisher

Dasar Teori
Jenis table yang biasa dipergunakan untuk uji ini adalah table 2x2. Uji ini dinamakan Uji Chi Square apabila memenuhi syaratnya yaitu tidak ada sel yangnilai expected nya <5, maksimal 20% dari jumlah sel yang ada. Alternatif uji yang bias dilakukan apabila syarat Chi Square tidak terpenuhi.
1.     Alternatif uji chi square untuk tabel 2x2 adalah uji Fisher
2.    Alternatif uji chi square untuk tabel 2xk adalah uji Kolomogorof Smirnov
3.    Alternatif uji chi square untuk selain tabel 2x2 dan 2xk adalah penggabungan sel.

UJI CHI SQUARE
Kasus: Peneliti ingin menguji hipotesisnya yang berjudul hubungan antara merokok dan status fertilitas. Pertanyaan penelitiannya adalah: Apakah ada hubungan antara kkebiasaan merokok dan status fertilitas?

Langkah-langkah:
1.     Buka file Chi Square
2.    Klik Analyze, desriptives statistic, crosstabs
3.    Masukkan var merokok ke dalam row (Var bebas)
4.    Masukkan var fertilitas ke dalam columns (Var terikat)

Gambar 24. Cross tab

5.    Klik statistics, pilih chi square dan risk



Gambar 25. Cross tab statistic
6.    Klik continue
7.    Aktifkan cell, pilih observes dan row

Gambar 26. Cross tab cell display

8.    Klik continue

INTERPRETASI HASIL
1.      Cek nilai expected masing-masing sel
2.     Bila nilai expected terpenuhi >5 baca nilai sig pada Contuinity correction
3.     Bila nilai expected terpenuhi <5 baca nilai sig pada Fisher
4.     Bila tabelnya bukan table 2x2 baca nilai sig pada Person Chi Square
5.     Untuk kemaknaan biologis adalah dengan melihat besarnya nilai Prevalens Risk dan nilai yang memenuhi angka 1
a.    PR<1 merupakan faktor pelindung
b.    PR>1 merupakan faktor risiko
c.    PR=1 bukan merupakan faktor risiko

B.     TUJUAN PRAKTIKUM UJI REGRESI LINIER dan LOGISTIK
Tujuan praktikum ini adalah mahasiswa mampu:
1.     Melakukan pengujian dan menginterpretasikan hasil Uji Regresi Linier
2.    Melakukan pengujian dan menginterpretasikan hasil Uji Regresi Logistik

Langkah awal pengujian:
1.     Menyeleksi variabel yang akan dimasukkan kedalam analisis multivariate yaitu hasil analisis bivariat yang mempunyai nilai p<0,25 atau 0,05.
2.    Melakukan analisis multivariate yang terbagi menjadi tiga yaitu :
a.    Enter Ã  dilakukan dengan cara manual
b.    Forward Ã  dilakukan dengan cara otomatis. Software secara otomatis akan memasukkan variabel yang paling berpengaruh, kemudian variabel berikutnya yang ukuran kekuatannya lebih rendah sampai pada kekuatan yang paling rendah.
c.    Backward Ã  dilakukan dengan cara otomatis. Software akan memasukkan variabel yang terseleksi kie dalam analisis multivariate, kemudian mengeluarkan variabel yang tidak berpengaruh dan akan berhenti bila tidak ada variabel lain yang dapat dikeluarkan.
d.    Melakukan interpretasi hasil
1)    Variabel yang berpengaruh thd variabel terikat dengan melihat nilai masing-masing p
2)   Urutan kekuatan hubungan Ã OR pada Regresi Lgistik dan niai r/koefisien korelasi pada Regresi Linier.
3)   Model yang dipergunakan untuk memprediksi




Keterangan:
p= probabilitas untuk terjadinya suatu kejadian
e= bilangan natural yang besarnya 2.7
y= konstanta
e.    Menilai kualitas analisis multivariate
1)    Regresi Logistik dilihat dari kemampuan diskriminasi dan kalibrasi. Diskriminasi dilihat ari nilai Area Under Curve /AUC dengan metode Receiver Operating Curve/ROC. Diskrimasi baik bila nilai AUC mendekati angka 1. Kalibrasi dilihat dengan menggunakan metode Hosmer dan Lameshow. Kalibrasi dikatakan baik bilai nilai p>0.05.
2)   Regresi Linier dinilai dengan melihat Determinasi (Nilai R²) dan kalibrasi (Uji ANova). Determinasi baik jika nilai R² semakin mendekati angka 1 dan Kalibrasi baik jika pada uji ANova nilai p<0.05.
f.    Menilai syarat atau asumsi
1)    Regresi Logistik mempunyai asumsi Multikolinieritas.
2)   Regresi Linier mempunyai asumsi Normalitas, Independensi, Multikolinieritas, Linieritas dan Heteroskedastis.
-       Normalitas: distribus redisu harus normal dan reratanya nol
-       Independensi: tidak ada hubungan antara residu da variabel bebas.
-       Mulikolinieritas: ada hubungan yang kuat antara sesame variabel bebas (autokorelasi) Ã  TIDAK BOELH TERJADI.
-       Linieritas: hubungan antara variabel bebas dengan variabel yang bersifat linier.
-       Heteroskedastis: residu tidak ada hubungannya dengan variabel terikat.

KASUS: Peneliti ingin menguji hipotesis tentang Faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian syok Demam Berdarah. Variabel yang diduga berpengaruh pada kejadian syok demam berdarah adalah jenis kelamin, perdarahan, trombositopenia, hepatomegali pdan hematokrit ada saat pasien masuk perawatan.

Pertanyaan :
1.     Jenis pengujian bivariat dan multivariat apakah yang dipergunakan untuk menyelesaikan masalah tersebut?
2.    Bagaimana interpretasinya?

Langkah-langkah:
1.      Buka data regresi logistic
2.     Klik analyze, regression binary logistic
3.     Masukan variabel syok_reg ke dalam dependent variable
4.     Masukkan nsemua var ke dalam covariat
5.     Pilih metode Backward LR

Gambar 27. Regresi Logistic


6.     Aktifkan kotak opyions
7.     Pilih CI for exp (B)
8.     Pilih Hosmer-Lameshow goodness of fit


Gambar 28. Option Regresi Logistik
9.     Klik continue
10.   Aktifkan kotak save, pilih probabilities
11.    Klik Continue
12.   Aktifkan kotak categorical
13.   Pindahkan semua var kategorik dari covariates ke categorical covariatesGambar 

29. Define group

14.   Klik continue (semua var telah ada tulisan (cat)

Gambar 30. Regresi Logistik

15.   Klik Oke

Hosmer and Lemeshow Test
Step
Chi-square
df
Sig.
1
5.196
7
.636
2
3.301
6
.770
3
.732
5
.981












Variables in the Equation


B
S.E.
Wald
df
Sig.
Exp(B)
95% C.I.for EXP(B)


Lower
Upper
Step 1a
sex(1)
.038
.443
.007
1
.932
1.039
.436
2.474
perdarahan(1)
1.187
.491
5.849
1
.016
3.279
1.252
8.582
hepatomegali(1)
1.269
.492
6.656
1
.010
3.556
1.356
9.322
trombosit(1)
-.092
.529
.030
1
.862
.912
.324
2.571
hematokrit(1)
1.169
.468
6.242
1
.012
3.219
1.287
8.055
Constant
-2.689
.468
32.989
1
.000
.068


Step 2a
perdarahan(1)
1.180
.483
5.959
1
.015
3.255
1.262
8.397
hepatomegali(1)
1.272
.490
6.739
1
.009
3.569
1.366
9.325
trombosit(1)
-.092
.529
.031
1
.861
.912
.324
2.569
hematokrit(1)
1.167
.467
6.236
1
.013
3.213
1.285
8.031
Constant
-2.669
.403
43.916
1
.000
.069


Step 3a
perdarahan(1)
1.189
.481
6.114
1
.013
3.285
1.280
8.434
hepatomegali(1)
1.233
.435
8.019
1
.005
3.432
1.462
8.057
hematokrit(1)
1.137
.434
6.870
1
.009
3.117
1.332
7.295
Constant
-2.675
.401
44.602
1
.000
.069


a. Variable(s) entered on step 1: sex, perdarahan, hepatomegali, trombosit, hematokrit.


16.      Langkah untuk menguji kualitas persamaan regresi
-        Klik Analyze, pilih ROC
-        Masukkan syok-Reg (kode 1) ke dalam state variable
-        Masukkan variabel Pre_1 ke dalam test variable
-        Pilih semua kotak yang ada dalam menu display


Gambar 31. ROC

-        Klik Oke
-        Pada Output diperoleh hasil


Area Under the Curve
Test Result Variable(s):Predicted probability
Area
Std. Errora
Asymptotic Sig.b
Asymptotic 95% Confidence Interval
Lower Bound
Upper Bound
.740
.051
.000
.639
.840
The test result variable(s): Predicted probability has at least one tie between the positive actual state group and the negative actual state group. Statistics may be biased.
a. Under the nonparametric assumption
b. Null hypothesis: true area = 0.5

INTERPRETASI:
1.     Variabel yang berpengaruh terhadap kejadian syok adalah perdarahan, hepatomegali dan hematokrit (Lihat nilai sig) dengan kekuatan hubungan (Lihat nilai exp (B) atau OR).
2.    Persamaan garis regresi y=konstanta+a1x1+a2x2+….aixi
3.    Aplikasi dari persamaan regresi untuk memprediksi probabilitas kejadian.
4.    Menilai kualitas persamaan regresi dari sisi diskriminasi dan kalibrasi.
5.    Interpretasi Nilai AUC

Tabel 6. Kualitas Regresi berdasarkan nilai AUC
Nilai AUC
Interpretasi
>50% - 60%
Sangat lemah
>60% - 70%
Lemah
>70% - 80%
Sedang
>80% - 90%
Kuat
>90% - 100
Sangat kuat

REGRESI LINIER
KASUS: Peneliti ingin mengetahui cara yang lebih sederhana untuk menghitung nilai bersihan kreatinin dengan mempertimbangkan variabel kreatinin serum, berat badan dan usia pasien.

Pertanyaan :
1.      Jenis pengujian bivariat dan multivariat apakah yang dipergunakan untuk menyelesaikan masalah tersebut?
2.     Bagaimana interpretasinya?

Langkah-langkah:
1.      Buka data regresi linier
2.     Klik analyze, regression linier
3.     Masukan variabel bersihan kreatinin ke dalam dependent
4.     Masukkan semua var independent ke dalam independent
5.     Pilih metode Backward


Gambar 32. Regresi Linier

6.    Klik kotak statistic
7.    Pilih estimasi (memastikan slope), model fit (persamaan akhir), collinearity diagnostic (mengecek asumsi multikolinieriti), Durbin Watson (mengecek asumsi independent) dan casewisw diagnostic (mengecek asumsi outlier).

                        Gambar 33. Pengujian syarat Regresi Linier

8.    Klik continue. Pilih kotak plot Ã  histogram dan normal probability plot (mengecek asumsi normalitas).
Gambar 34. Pengujian syarat Regresi Linier


9.    Klik next
Gambar 35. Pengujian syarat Regresi Linier

10. Klik continue
11.  Klik Oke

Model
Unstandardized Coefficients
B
Std. Error
1
(Constant)
105.691
12.688
Umur
.292
.279
kreatinin serum
-50.971
3.219
2
(Constant)
118.663
2.679
kreatinin serum
-49.510
2.906



Model
t
Sig.
Collinearity Statistics
Tolerance
VIF
1
(Constant)
8.330
.000


Umur
1.046
.307
.812
1.232
kreatinin serum
-15.836
.000
.812
1.232
2
(Constant)
44.298
.000


kreatinin serum
-17.040
.000
1.000
1.000



ANOVAc
Model
Sum of Squares
df
Mean Square
F
Sig.
1
Regression
2460.436
2
1230.218
146.317
.000a
Residual
184.973
22
8.408


Total
2645.410
24



2
Regression
2451.240
1
2451.240
290.357
.000b
Residual
194.169
23
8.442


Total
2645.410
24



a. Predictors: (Constant), kreatinin serum, umur
b. Predictors: (Constant), kreatinin serum
c. Dependent Variable: bersihan kreatinin

Model Summaryc
Model
R
R Square
Adjusted R Square
Std. Error of the Estimate
Durbin-Watson
1
.964a
.930
.924
2.89964

2
.963b
.927
.923
2.90554
1.525
a. Predictors: (Constant), kreatinin serum, umur
b. Predictors: (Constant), kreatinin serum
c. Dependent Variable: bersihan kreatinin

INTERPRETASI HASIL
1.     Variabel yang dipergunakanuntuk memprediksi var terikat (Lihat sig)
2.    Persamaan garis regresi y=konstanta+a1x1+a2x2+…aixi
3.    Aplikasi persamaan garis regresi untuk menilai probabilitas terjadinya masalah (Lihat Sig Anova dan model summary untuk menilai besarnya sumbangan var).
4.    Menilai kualita persamaan regresi 









Daftar Pustaka

1.      Dahlan M.Sopiyudin, 2012, Statistika untuk Kedokteran dan Kesehatan, Penerbit Salemba Medika, Jakarta.

2.     Dahlan M.Sopiyudin, 2014, Deskriptif, Bivariat dan Multivariat dilengkapi dengan Aplikasi SPSS Edisi 6, Penerbit Epidemiologi Indonesia, Jakarta.

3.     Dergibson Siagian & Sugiarto. Metode Statistika untuk Bisnis dan Ekonomi, halaman 4-6". 2002. Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama. ISBN 979-655-924-2

4.     Bernard Rosner; Fundamental of Biostatistics (Fith Edition): Hardvard University, Thomson Learning.

5.     Budiarto Eko, 2001, Biostatistika untuk kedokteran dan kesehatan Masyarakat, EGC, Jakarta.

6.     Chandra Budiman, 1995, Pengantar Statistik Kesehatan, EGC, Jakarta

7.     Ritonga A, 1987, Statistika Terapan Untuk Penelitian, Lembaga Penerbit FE UI.Supranto J, 2001, Statistik Teori dan Aplikasi Jilid 2, Penerbit Erlangga, Jakarta.

8.     Jay S.Kim and Ronald J. Dailey, 2008, Biostatistics for oral Healh Care, Blackwell Munkgaard, California